Senin, 30 Maret 2026

Peluang Investasi Liburan: Tiket Kereta Api Libur Imlek 2026 Masih Tersedia Luas, Okupansi Baru 31 Persen

Peluang Investasi Liburan: Tiket Kereta Api Libur Imlek 2026 Masih Tersedia Luas, Okupansi Baru 31 Persen
Peluang Investasi Liburan: Tiket Kereta Api Libur Imlek 2026 Masih Tersedia Luas, Okupansi Baru 31 Persen

JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) terus memperkuat ekosistem layanan pendukung perjalanan dengan mengoptimalkan penggunaan e-Porter.

Layanan angkut barang digital ini hadir sebagai solusi praktis bagi para penumpang yang menginginkan kenyamanan lebih saat berada di area stasiun, tanpa perlu repot mengurus barang bawaan yang berat.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI Wisata untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi layanan yang inklusif, transparan, dan terukur.

Baca Juga

Pelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh

Tarif Flat dan Kemudahan Akses Digital

Salah satu keunggulan utama e-Porter dibandingkan porter konvensional adalah kepastian harga. Pelanggan kini tidak perlu lagi melakukan tawar-menawar karena layanan ini memberlakukan tarif flat Rp38.000.

Direktur Komersial KAI Wisata, Hetty Herawati, menjelaskan bahwa transparansi harga menjadi kunci untuk memastikan ketenangan pelanggan. “Dengan tarif flat dan proses pemesanan yang mudah, KAI Wisata ingin memastikan perjalanan pelanggan menjadi lebih nyaman dan bebas repot,”.

Tersedia di 14 Stasiun Besar Indonesia

Untuk mendukung mobilitas yang tinggi, layanan e-Porter saat ini sudah menjangkau 14 stasiun utama di Pulau Jawa, mulai dari Jakarta hingga Surabaya:

WilayahDaftar Stasiun
JabodetabekGambir, Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi
Jawa Barat & TengahBandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto
DI Yogyakarta & SoloYogyakarta, Solo Balapan
Jawa TimurMadiun, Malang, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng

Mendukung Inklusivitas dan Mobilitas Tinggi

Hetty menambahkan bahwa layanan ini sangat krusial terutama pada momen puncak volume penumpang. Fokus utama layanan ini adalah memberikan bantuan kepada kelompok pelanggan tertentu seperti keluarga dengan anak kecil, lansia, serta pelanggan dengan mobilitas terbatas.

"Kami berharap pelanggan dapat menikmati perjalanan kereta api dengan lebih tenang, nyaman, dan menyenangkan sejak tiba hingga meninggalkan stasiun," kata Hetty.

Cara Pemesanan: Instan dan Terjadwal

Inovasi e-Porter dapat diakses melalui aplikasi mandiri E-Porter atau terintegrasi di dalam menu aplikasi Access by KAI yang tersedia di Appstore dan Playstore. Pelanggan memiliki dua opsi pemesanan:

Pemesanan Instan: Pelanggan mencari porter di stasiun, lalu melakukan pemindaian (scanning) kode barcode untuk memulai layanan.

Pemesanan Terjadwal: Pelanggan dapat memesan bantuan porter saat masih berada di dalam kereta sebelum tiba di stasiun tujuan.

Kehadiran layanan digital seperti e-Porter ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis KAI Wisata sebagai penyedia jasa pendukung transportasi. Apakah Anda tertarik untuk melihat analisis potensi investasi atau pengembangan bisnis jasa penunjang transportasi kereta api lainnya di masa depan?

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447

Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447

PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi

PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi

KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar

KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar

Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket

Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket

Pelni Semarang Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Jangan Kehabisan Tiket Penumpang

Pelni Semarang Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Jangan Kehabisan Tiket Penumpang