Kemendag Salurkan 100 Tenda, Pulihkan Aktivitas Pedagang Aceh Tamiang
- Jumat, 02 Januari 2026
JAKARTA - Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang kini mulai bangkit setelah terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Pada Rabu, 31 Desember 2026, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyalurkan bantuan berupa 100 unit tenda untuk mendukung 295 pedagang agar bisa kembali berjualan dengan aman.
Hingga akhir Desember 2025, tercatat 32 pasar rakyat di Aceh Tamiang mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut. Kehadiran tenda darurat ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi pasar dan menjaga kelancaran rantai distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Baca JugaMenteri PPPA Tegaskan Awasi Anak Main Game Online Cegah Kekerasan
Program Kemendag Peduli Dorong Pemulihan Ekonomi Lokal
Kemendag bergerak cepat melalui program Kemendag Peduli, yang fokus pada pemulihan infrastruktur perdagangan dan meringankan beban pedagang terdampak. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa tujuan utama bantuan ini adalah memastikan aktivitas perdagangan dapat berjalan kembali.
“Kami berupaya untuk segera memulihkan kondisi pasar dan mengaktifkan kembali aktivitas perdagangan di lokasi terdampak. Harapannya, para pedagang dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman untuk menyambung penghidupan mereka,” ujar Iqbal.
Bantuan Bersumber dari Donasi Sukarela
Seratus tenda yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui platform Kemendag Peduli. Kehadiran bantuan ini memungkinkan pedagang untuk berjualan kembali sambil menunggu rehabilitasi bangunan pasar selesai dilakukan secara menyeluruh.
Sinergi Lintas Kementerian untuk Pemulihan Pasar
Iqbal menekankan bahwa dukungan pemulihan tidak hanya fokus di Aceh, tetapi juga mencakup wilayah terdampak lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Kemendag terus bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan pasar rakyat kembali berfungsi sebagai pilar ekonomi masyarakat setempat.
“Pemulihan pasar rakyat adalah bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekonomi lokal dan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok tetap lancar,” tambahnya.
Harapan bagi Pedagang dan Masyarakat
Dengan bantuan tenda ini, pedagang di Pasar Kuala Simpang dapat segera memulai kembali kegiatan perdagangan mereka. Aktivitas ini diharapkan tidak hanya memulihkan penghasilan para pedagang, tetapi juga membantu masyarakat sekitar memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah.
Program Kemendag Peduli menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang cepat bagi komunitas terdampak bencana. Ke depannya, Kemendag berencana memperluas jangkauan bantuan untuk pasar-pasar rakyat lainnya yang terdampak di berbagai provinsi.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Transformasi Kawasan Industri Indonesia 2025 Menuju Ekosistem Modern dan Investasi Global
- Jumat, 02 Januari 2026
Penurunan Harga Referensi CPO dan Kakao Januari 2026 Dipengaruhi Produksi Global
- Jumat, 02 Januari 2026
Chandra Asri (TPIA) Perkuat Infrastruktur Energi Regional Lewat Akuisisi SPBU Esso
- Jumat, 02 Januari 2026
Kalbe Farma (KLBF) Optimistis Pertumbuhan Bisnis 2026 Didorong Inovasi dan Alkes
- Jumat, 02 Januari 2026
BUMA Lakukan Restrukturisasi Direksi dan Komisaris Demi Perkuat Eksekusi Operasional
- Jumat, 02 Januari 2026
Berita Lainnya
Prabowo Apresiasi Kreativitas Bangun Hunian Korban Banjir Aceh Cepat
- Jumat, 02 Januari 2026
Puasa Berapa Hari Lagi? Simak Awal Ramadhan 2026 Resmi Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
- Jumat, 02 Januari 2026













_(5).jpg)