Jumat, 03 April 2026

Apindo Waspadai Dampak Perang Dagang AS-China pada Logistik dan Ekspor ke RI

Apindo Waspadai Dampak Perang Dagang AS-China pada Logistik dan Ekspor ke RI
Foto: Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo, Adhi Lukman

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyampaikan kekhawatiran atas eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, yang ditandai dengan saling kenaikan tarif impor. Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo, Adhi Lukman, memperingatkan bahwa perseteruan ini berpotensi mengganggu alur logistik global dan ketersediaan kontainer, yang dapat berdampak signifikan pada perekonomian Indonesia.

“Perdagangan antara China dan AS memiliki volume yang sangat besar. Jika perang dagang ini berlanjut, kami khawatir akan terjadi gangguan pada keseimbangan ketersediaan kontainer global. Misalnya, jika China mengurangi ekspor ke AS, kontainer di AS akan kosong, yang pada akhirnya memengaruhi pasokan kontainer di seluruh dunia,” ungkap Adhi Lukman pada Rabu (16/4/2025).

Adhi menambahkan bahwa situasi serupa pernah terjadi selama pandemi COVID-19, ketika gangguan logistik menyebabkan kelangkaan kontainer di beberapa negara dan melonjaknya biaya transportasi secara drastis. “Pada masa COVID-19, banyak kontainer tertahan di satu negara, menyebabkan kekosongan di negara lain. Akibatnya, biaya logistik naik secara luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga

Cara Bayar PayLater TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

Selain itu, Apindo juga mengkhawatirkan potensi membanjirnya produk China ke pasar Indonesia akibat penumpukan barang di China yang tidak dapat diekspor ke AS. “Jika ekspor China ke AS terhambat, produksi mereka akan menumpuk. Kami khawatir barang-barang tersebut akan dialihkan ke negara lain, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan,” tegas Adhi.

Sebagai konteks, perang tarif antara AS dan China terus memanas. Terbaru, China memberlakukan tarif sebesar 125% untuk barang-barang dari AS, sementara AS menetapkan tarif 145% untuk semua produk asal China. Kebijakan ini tidak hanya memengaruhi kedua negara, tetapi juga berpotensi menciptakan efek domino pada perdagangan global, termasuk di Indonesia.

Apindo mendesak pelaku usaha dan pemerintah untuk bersiap menghadapi potensi dampak jangka panjang dari perang dagang ini, termasuk dengan memperkuat strategi logistik dan kebijakan perdagangan untuk melindungi pasar domestik.

(kkz/kkz)

Kevin Khanza

Kevin Khanza

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Krom Bank Catat Lonjakan Kredit Channeling Signifikan Bulan Februari 2026

Krom Bank Catat Lonjakan Kredit Channeling Signifikan Bulan Februari 2026

Cara Mengisi SPT Tahunan PPh 2025 Dengan Akun Coretax Secara Praktis

Cara Mengisi SPT Tahunan PPh 2025 Dengan Akun Coretax Secara Praktis

Pergerakan Harga Emas Antam Terpantau Naik di Pegadaian Kamis 2 April 2026

Pergerakan Harga Emas Antam Terpantau Naik di Pegadaian Kamis 2 April 2026

Rincian Harga Emas Perhiasan dari Raja Emas hingga Laku Emas 2 April 2026

Rincian Harga Emas Perhiasan dari Raja Emas hingga Laku Emas 2 April 2026

Update Harga Perak Antam Naik Signifikan Kamis 2 April 2026 Hari Ini

Update Harga Perak Antam Naik Signifikan Kamis 2 April 2026 Hari Ini