Harga Minyak WTI Turun dari Puncak, Masih Naik 1,6 Persen
JAKARTA – Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) memangkas sebagian kenaikan awal pada Senin (10/8/2026), turun dari level tertinggi harian ke sekitar US$77,55 per barel. Meski demikian, WTI masih mencatat kenaikan intraday sebesar 1,6 persen.
Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur vital bagi hampir 20 persen pasokan energi dunia. Iran menetapkan sejumlah syarat berat sebelum mengizinkan navigasi, termasuk pencabutan sanksi, penarikan blokade laut AS, kompensasi atas kerusakan perang, serta pembebasan aset yang dibekukan.
Selain itu, ketegangan meningkat akibat serangan militan Houthi yang didukung Iran terhadap kilang Aramco di Jazan, Arab Saudi. Serangan ini memperburuk risiko geopolitik dan menambah tekanan pada rantai pasokan energi global.
Dengan kondisi ini, harga minyak tetap rentan terhadap fluktuasi, sementara investor menunggu kepastian lebih lanjut terkait negosiasi AS–Iran dan perkembangan keamanan di kawasan Timur Tengah.