Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026 Pertamax Hingga Turbo
JAKARTA – Informasi terkait harga BBM resmi Pertamina senantiasa ditunggu masyarakat tiap kali memasuki bulan baru. Pasalnya, perubahan harga bahan bakar dapat berdampak pada pengeluaran harian, khususnya buat pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang bergantung pada mobilitas.
Untuk memberikan kepastian kepada konsumen, PT Pertamina Patra Niaga secara berkala mengumumkan rincian harga BBM yang berlaku di seluruh SPBU Pertamina melalui saluran resminya.
Pada Agustus 2026, Pertamina kembali menyesuaikan harga untuk beberapa jenis BBM non-subsidi. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan BioSolar tetap dipertahankan sesuai kebijakan pemerintah.
Dengan mengetahui harga terkini tiap jenis BBM, masyarakat dapat memilih bahan bakar yang sesuai spesifikasi kendaraan sekaligus mengatur anggaran sebelum mengisi bahan bakar di SPBU.
PT Pertamina Patra Niaga kembali menyesuaikan harga BBM non-subsidi yang berlaku mulai 6 Agustus 2026. Penurunan harga ini menyusul tren melemahnya harga minyak dunia serta evaluasi harga energi internasional.
Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan sehingga masyarakat tetap bisa membeli Pertalite dan BioSolar Subsidi dengan harga yang sama di seluruh Indonesia.
Merujuk pada kawasan DKI Jakarta, berikut rincian harga BBM Pertamina resmi yang berlaku di SPBU Pertamina.
Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
Pertamax (RON 92): Rp 15.950 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 16.600 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 18.300 per liter
BioSolar Subsidi (CN 48): Rp 6.800 per liter
Dexlite (CN 51): Rp 19.700 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp 21.150 per liter
Perlu diketahui bahwa Pertalite serta BioSolar Subsidi merupakan BBM bersubsidi yang memiliki tarif nasional, sehingga harganya seragam di seluruh Indonesia.
Sebaliknya, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex bisa berbeda di setiap provinsi karena dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) serta kebijakan daerah masing-masing.
Oleh karena itu, Pertamina menerbitkan daftar harga berdasarkan area agar masyarakat mendapatkan informasi yang sesuai dengan tempat tinggalnya.
Pertamax menjadi salah satu jenis BBM non-subsidi yang mengalami penyesuaian harga mulai 6 Agustus 2026.
Berdasarkan daftar harga resmi Pertamina Patra Niaga, untuk wilayah DKI Jakarta harga Pertamax ditetapkan senilai Rp 15.950 per liter.
Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala Pertamina terhadap perkembangan harga energi global dan kondisi pasar minyak.
Jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, Pertamax di DKI Jakarta turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter, atau berkurang Rp 300 per liter.
Penurunan ini tak hanya terjadi di DKI Jakarta, melainkan juga berlaku di berbagai provinsi lain di Indonesia.
Meskipun demikian, nominal harga di tiap daerah tidak selalu sama karena dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda-beda.
Oleh sebab itu, masyarakat di luar DKI Jakarta dapat menemukan harga Pertamax yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah sesuai kebijakan wilayah masing-masing.
Dengan adanya penyesuaian tersebut, pengguna kendaraan berbahan bakar RON 92 dapat menikmati harga yang lebih murah dibandingkan periode sebelumnya.
Walau harganya turun, Pertamax tetap menawarkan kualitas bahan bakar yang cocok untuk kendaraan berasio kompresi menengah hingga tinggi sehingga mampu menjaga performa mesin sekaligus menghasilkan pembakaran yang lebih efisien.
Selain Pertamax, Pertamina juga memperbarui harga beberapa BBM non-subsidi lainnya.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Green 95 menjadi Rp 16.600 per liter, Pertamax Turbo Rp 18.300 per liter, Dexlite Rp 19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp 21.150 per liter.
Daftar harga tersebut berlaku mulai 6 Agustus 2026 di seluruh SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta.
Apabila dibandingkan dengan harga sebelumnya, Pertamax Green 95 turun dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter atau berkurang Rp 400 per liter.
Sementara itu, Pertamax Turbo turun dari Rp 18.600 menjadi Rp 18.300 per liter, sehingga mengalami penurunan Rp 300 per liter.
Di sisi lain, Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan harga pada penyesuaian kali ini sehingga masing-masing tetap dijual Rp 19.700 dan Rp 21.150 per liter di DKI Jakarta.
Penyesuaian harga tersebut juga tidak hanya berlaku di DKI Jakarta, melainkan diterapkan di berbagai provinsi di Indonesia.
Pertamina Patra Niaga merilis daftar harga untuk setiap wilayah karena harga BBM non-subsidi dipengaruhi oleh besaran PBBKB di masing-masing daerah.
Akibatnya, meskipun sama-sama mengalami penyesuaian, nominal harga Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dapat berbeda antara satu provinsi dengan provinsi lainnya.
Sementara itu, Pertalite dan BioSolar Subsidi tidak mengalami perubahan harga dan tetap berlaku secara nasional, masing-masing Rp 10.000 per liter dan Rp 6.800 per liter.
Berbeda dengan BBM non-subsidi, kedua jenis BBM tersebut tidak dipengaruhi oleh perbedaan PBBKB sehingga masyarakat di seluruh Indonesia membayar dengan harga yang sama saat mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina.
Informasi mengenai harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan yang berlaku.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya selalu mengacu pada sumber resmi sebelum mengisi bahan bakar di SPBU.
Cara paling mudah adalah mengunjungi situs resmi Pertamina Patra Niaga yang secara rutin memperbarui daftar harga seluruh produk BBM berdasarkan wilayah.
Di halaman tersebut, pengguna dapat memilih provinsi untuk melihat harga yang berlaku sehingga informasi yang diperoleh lebih akurat.
Selain melalui website, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina.
Aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk transaksi pembayaran atau mengumpulkan poin loyalitas, tetapi juga menyediakan berbagai informasi seputar produk Pertamina, termasuk pembaruan harga BBM.
Dengan aplikasi tersebut, pengguna dapat mengetahui perubahan harga lebih cepat langsung dari perangkat ponsel tanpa harus mencari informasi dari berbagai sumber.
Cara berikutnya adalah memperhatikan papan informasi harga yang tersedia di setiap SPBU Pertamina.
Seluruh SPBU resmi akan menampilkan daftar harga terbaru untuk setiap jenis BBM yang dijual.
Informasi ini diperbarui setelah ada penyesuaian harga sehingga konsumen dapat langsung membandingkan harga antarproduk sebelum menentukan pilihan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraannya.
Sebagai pelengkap, masyarakat juga dapat mengikuti akun media sosial resmi Pertamina atau membaca pengumuman melalui kanal komunikasi perusahaan.
Pertamina biasanya menginformasikan penyesuaian harga BBM ketika mulai berlaku, sehingga masyarakat dapat mengetahui perubahan tersebut lebih cepat.
Namun, untuk memastikan nominal yang berlaku di daerah masing-masing, website resmi Pertamina Patra Niaga tetap menjadi rujukan utama karena menampilkan harga berdasarkan provinsi secara lengkap dan selalu diperbarui.