Aksi Jual Saham oleh CMO REGENXBIO Capai 688.755 Dolar AS
JAKARTA – Chief Medical Officer REGENXBIO Inc. (NASDAQ:RGNX), Steve Pakola, menjual total saham biasa dengan nilai 688.755 dolar AS dalam transaksi terbaru berdasarkan pengajuan Form 4 kepada Securities and Exchange Commission. Penjualan tersebut dilakukan pada rentang harga 11,04 dolar AS hingga 12,86 dolar AS per saham.
Aksi jual oleh orang dalam ini berlangsung saat saham REGENXBIO melonjak 27,83% dalam sepekan terakhir. Saat ini, saham tersebut diperdagangkan di angka 13,10 dolar AS dibandingkan dengan nilai wajar InvestingPro sebesar 12,75 dolar AS, yang menunjukkan bahwa saham berada dalam penilaian wajar.
Pada 29 Juni 2026, Pakola melepas 19.608 saham biasa REGENXBIO dengan harga rata-rata tertimbang 11,04 dolar AS. Transaksi tersebut dieksekusi pada kisaran harga antara 11,00 dolar AS dan 11,18 dolar AS.
Selanjutnya, pada 01 Juli 2026, Pakola mengeksekusi opsi untuk memperoleh 36.725 saham biasa dengan harga 7,86 dolar AS per saham senilai 288.658 dolar AS. Segera setelah akuisisi tersebut, Pakola menjual seluruh 36.725 saham dengan harga 12,86 dolar AS per saham.
Seluruh transaksi tersebut dilaksanakan berdasarkan rencana perdagangan Rule 10b5-1 agar orang dalam dapat menetapkan jadwal jual beli saham perusahaan. Setelah transaksi selesai, Pakola tercatat memiliki 213.009 saham biasa REGENXBIO secara langsung serta 66.973 saham derivatif dalam bentuk opsi.
Dalam perkembangan terpisah, REGENXBIO mengumumkan pemberian dosis kepada pasien pertama dalam uji klinis NAAVIGATE Fase IIb/III untuk retinopati diabetik yang berpotensi mendatangkan 100 juta dolar AS dari AbbVie. H.C. Wainwright menegaskan kembali rating Beli dan target harga 26,00 dolar AS untuk REGENXBIO setelah pencapaian ini.
Perusahaan juga telah menyelesaikan pemberian dosis dalam studi konfirmatori RGX-202 untuk distrofi otot Duchenne lebih cepat dari jadwal. REGENXBIO berencana mengajukan Biologics License Application untuk RGX-202 pada kuartal ketiga 2026 dengan potensi persetujuan FDA pada paruh kedua 2027.
Selain itu, REGENXBIO telah mencapai kesepakatan dengan FDA terkait pengajuan ulang Biologics License Application untuk pengobatan Mukopolisakaridosis II, NAVSUNLI. FDA menyatakan data klinis yang tersedia saat ini sudah memadai untuk dipertimbangkan melalui jalur persetujuan dipercepat.