Wall Street Reli, Saham Teknologi Melonjak Dorong Indeks Dow ke Rekor

Ilustrasi: Indeks Dow Jones mencapai rekor tertinggi didorong oleh lonjakan saham teknologi. (Gambar: NET)
Penulis: Akbar
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:36:03 WIB

JAKARTA – Wall Street mengalami reli dan ditutup menguat dengan indeks Dow mencapai rekor penutupan tertinggi baru. Penguatan ini dipicu oleh meredanya permusuhan antara Amerika Serikat dan Iran, serta lonjakan saham teknologi setelah sebelumnya sempat tertekan.

Pada Senin (29/6/2026), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 306,63 poin atau 0,59 persen ke posisi 52.182,74. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 86,41 poin atau 1,18 persen ke 7.440,43, dan indeks Nasdaq Composite naik 522,53 poin atau 2,07 persen ke 25.820,14.

Sentimen positif muncul setelah tim negosiasi dari kedua negara dijadwalkan tiba di Doha minggu ini. Meski demikian, Iran menyatakan belum ada pertemuan yang dijadwalkan pasca-insiden tembakan rudal akhir pekan lalu.

Pada 17 Juni, Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Keduanya sepakat untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz.

"Fakta bahwa terjadi permusuhan antara AS dan Iran selama akhir pekan sebenarnya tidak berdampak negatif pada pasar," ujar Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

"Pasar sedang menantikan dan mempersiapkan musim laporan keuangan, yang tidak terlalu jauh," kata Cardillo, sebagaimana dilansir dari sumber berita. Mayoritas perusahaan dalam indeks S&P 500 dijadwalkan melaporkan hasil kuartal kedua setelah pertengahan Juli.

Sektor layanan komunikasi memimpin kenaikan di S&P 500, dengan saham Comcast melonjak 4,5 persen karena rencana pemisahan menjadi dua entitas independen. Saham SpaceX melesat 7,2 persen setelah Nasdaq mengumumkan perusahaan itu akan masuk ke dalam indeks Nasdaq 100 pada 7 Juli.

Perusahaan induk Google, Alphabet, ditutup naik 4,8 persen pada hari pertamanya bergabung sebagai komponen indeks Dow. Aktivitas window dressing di akhir kuartal juga dinilai turut membantu pasar.

"Gerakan window dressing di akhir kuartal, di mana investor membeli saham-saham tertentu untuk membuat portofolio mereka terlihat lebih baik, mungkin juga telah membantu pasar," tutur Cardillo, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Kekhawatiran mengenai pengeluaran kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya menekan saham sektor semikonduktor mulai memudar. Indeks teknologi informasi berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 1,7 persen pada hari Senin.

RBC Capital Markets menaikkan target 12 bulan untuk indeks S&P 500 menjadi 8.150 dari target sebelumnya sebesar 7.900. Optimisme ini didorong oleh kekuatan pendapatan perusahaan serta kondisi makroekonomi yang mendukung.

Reporter: Akbar