Emiten Pupuk SAMF Tebar Dividen Tunai Rp107,62 Miliar untuk Pemegang Saham
JAKARTA – Emiten yang bergerak di bidang produksi pupuk NPK, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. (SAMF) merilis pengumuman mengenai rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 bagi para pemegang sahamnya dengan nilai total mencapai Rp107,62 miliar atau sebesar Rp10,5 per lembar saham.
Corporate Secretary SAMF Prayogo Teguh Ansori mengutarakan bahwa ketetapan pembagian dividen tersebut diputuskan berdasarkan hasil RUPS Tahunan yang telah digelar pada 18 Juni 2026.
Lewat pertemuan itu, pihak manajemen menyetujui pengalokasian dividen tunai sebesar Rp107.625.000.000 yang bersumber dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. "Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp127,62 miliar atau setara Rp10,5 per saham," kata Prayogo dalam keterbukaan informasi, Senin (22/6/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Mengenai lini masa pembagian dividen SAMF, masa cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada tanggal 26 Juni 2026, lalu diteruskan dengan ex dividen di pasar reguler serta negosiasi pada 29 Juni 2026.
Selanjutnya, periode cum dividen untuk pasar tunai dijadwalkan pada 30 Juni 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 1 Juli 2026. Sementara untuk batas akhir pencatatan nama pemegang saham atau recording date ditetapkan pada tanggal 30 Juni 2026.
"Tanggal pembayaran dividen tunai SAMF dijadwalkan pada 22 Juli 2026," tambah Prayogo sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pihak manajemen memaparkan bahwa seluruh rangkaian jadwal beserta regulasi mekanisme pembayaran dividen ini telah dikoordinasikan dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek perseroan.
Pihak emiten juga menegaskan langkah pembagian dividen tunai tahun buku 2025 ini tidak akan membawa dampak buruk bagi kelangsungan operasional perusahaan.
Sebagai informasi pelengkap, SAMF berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp255,42 miliar sepanjang tahun 2025. Di sisi lain, total saldo laba ditahan yang status penggunaannya belum dicadangkan berada pada angka Rp961,18 miliar.
Adapun untuk jumlah ekuitas secara keseluruhan yang dipunyai SAMF tercatat mencapai nominal Rp1,88 triliun per akhir Desember 2025.