Tingkatkan Free Float, TPIA Resmi Melantai di Papan Utama BEI
JAKARTA – Kenaikan free float PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ke level sekitar 25,7 persen menjadi katalis positif bagi saham perseroan. Langkah ini dinilai mampu membuka peluang masuknya lebih banyak investor institusi karena didukung likuiditas saham yang semakin membaik.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa peningkatan free float ini direspons positif oleh pelaku pasar. "Saham menjadi lebih aktif diperdagangkan dan semakin menarik bagi investor institusi," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Nafan menjelaskan bahwa investor institusi seperti manajer investasi dan dana global umumnya memiliki kriteria tertentu terkait tingkat free float. "Ketika free float sudah berada di atas ambang batas tertentu, misalnya di atas 15%, maka saham tersebut menjadi lebih layak untuk masuk dalam radar investasi mereka," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Selain itu, free float merupakan variabel penting dalam perhitungan bobot indeks global seperti MSCI dan FTSE. "Jika itu terjadi, maka dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan MSCI maupun FTSE sebagai acuan investasi," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Nafan menambahkan bahwa peningkatan free float juga menambah kepercayaan investor saat perseroan melakukan aksi korporasi pendanaan. "Dengan basis investor yang lebih luas dan likuiditas saham yang lebih baik, peluang perusahaan untuk memperoleh dukungan pasar akan semakin besar," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan TPIA sebagai salah satu emiten yang masuk dalam daftar Papan Utama. Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pihak bursa.
"Kami berterima kasih kepada Bursa Efek Indonesia atas kepercayaan yang diberikan melalui peninjauan kembali status pencatatan saham TPIA ke Papan Utama. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Erwin menegaskan bahwa pencatatan di Papan Utama menjadi momentum bagi Chandra Asri Group untuk menciptakan nilai jangka panjang. "Ke depan, kami akan terus berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan daya saing, pengembangan bisnis secara berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja. Melalui strategi pertumbuhan, kami berkomitmen untuk memperkuat fundamental Perseroan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," sebagaimana dilansir dari sumber berita.