Bank DBS Indonesia Bukukan Kenaikan Kredit Trade Finance 22 Persen

ILUSTRASI, Bank DBS (Sumber Gambar : Net)
Senin, 08 Juni 2026 | 14:31:30 WIB

JAKARTA – Di tengah tekanan depresiasi mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, PT Bank DBS Indonesia masih berhasil mencetak performa positif pada lini bisnis trade finance. Sektor pembiayaan perdagangan ini berhasil meraih kenaikan dua digit sampai Mei 2026, yang dipicu oleh peningkatan utilisasi dari nasabah serta ekspansi basis pelanggan baru.

Trade finance sendiri ialah fasilitas keuangan dari perbankan yang ditujukan untuk menyalurkan pembiayaan ataupun garansi keamanan dalam kegiatan transaksi perdagangan nasabah, baik untuk cakupan domestik maupun mancanegara. Fasilitas ini memegang andil krusial dalam menopang kelancaran kegiatan ekspor serta impor.

Ad-Interim Head of Global Transactions Bank DBS Indonesia, Stephanie Chandrawinata, memaparkan bahwa sektor usaha trade finance perseroan tetap memperlihatkan arah pertumbuhan yang ekspansif sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan keterangan Stephanie, sampai Mei 2026, alokasi kredit trade finance Bank DBS Indonesia konsisten menanjak di level dobel digit.

Ia memaparkan bahwa volume kredit trade finance yang disalurkan menyentuh kisaran Rp 10 triliun sampai Mei 2026. Jumlah itu terhitung melesat sekitar 22% jika disandingkan dengan masa yang sama di tahun lalu.

"Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan utilisasi nasabah dan akuisisi nasabah baru. Ke depan, bank akan terus menargetkan peningkatan kredit trade finance sembari tetap menjaga kualitas kredit," kata Stephanie sebagaimana dilansir dari berita sumber, Selasa (2/6/2026).

Pencapaian tersebut menarik perhatian lantaran sektor usaha trade finance memiliki korelasi yang sangat rapat dengan fluktuasi nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat.

Kondisi tersebut terjadi karena salah satu kegunaan mendasar dari fasilitas ini yaitu menopang pembiayaan kegiatan ekspor-impor yang pada umumnya bertransaksi menggunakan valuta asing.

Walaupun dihadapkan pada hambatan volatilitas kurs rupiah, Bank DBS Indonesia tetap meyakini masa depan bisnis trade finance bakal terus melaju positif di tahun ini.

Stephanie menggarisbawahi bahwa perseroan bakal terus menghadirkan fasilitas trade finance dengan maksimal guna menopang kegiatan perdagangan seluruh nasabah, sekaligus mempertahankan mutu portofolio pembiayaan di tengah pergolakan pasar finansial dunia.

Reporter: Gemilang Ramadhan