Medco Energi Bagikan Dividen Tunai Total US Dolar 87 Juta
JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) secara resmi menyetujui pendistribusian dividen tunai dengan jumlah total sebesar US$87 juta. Langkah ini disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (4/6/2026), dengan jadwal pencairan dividen final pada 3 Juli 2026.
Akumulasi dividen yang disalurkan tersebut mencakup dividen interim senilai US$42 juta yang telah dibagikan sebelumnya pada November 2025, serta dividen final sebesar US$45 juta yang akan diberikan pada 3 Juli 2026.
Manajemen Medco mengonfirmasi bahwa dividen interim senilai US$42 juta atau setara Rp684,6 miliar telah didistribusikan kepada pemegang saham pada 28 November 2025 dengan besaran Rp28,4459 per lembar saham.
Sementara itu, dividen final yang siap dialokasikan mencapai US$45 juta atau berkisar Rp733,5 militar. Besaran dividen final ini dilaporkan setara dengan US$0,0018 per lembar saham.
"Pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun 2025 sebesar US$87.000.000 sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham Perseroan," tulis manajemen dalam keterangan resmi sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Kamis (4/6/2026).
Tidak hanya memberikan persetujuan terhadap pembagian laba tersebut, para pemegang saham juga menerima Laporan Tahunan serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian auditan untuk tahun buku 2025.
Bersamaan dengan keputusan itu, diberikan pula pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et décharge) kepada jajaran direksi serta dewan komisaris atas segala kinerja yang mereka tunjukkan sepanjang tahun lalu.
Dalam pertemuan yang sama, pemegang saham menyepakati penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk tahun buku 2026.
Agenda RUPST juga menetapkan perombakan pada susunan kepengurusan perusahaan. Pada jajaran dewan komisaris, posisi yang ada saat ini diisi oleh Yani Y. Panigoro selaku Komisaris Utama, Yaser Raimi A. Panigoro selaku Komisaris, Roberto Lorato selaku Komisaris, serta Marsillam Simandjuntak dan Royke Tumilaar yang menjabat sebagai Komisaris Independen.
Sedangkan untuk struktur direksi, posisi diisi oleh Hilmi Panigoro selaku Direktur Utama, Ronald Gunawan selaku Direktur dan Chief Executive Officer (CEO), Amri Siahaan selaku Direktur dan Chief Operating Officer (COO), Benny Setiawan selaku Direktur dan Chief Financial Officer (CFO), serta Sanjeev Bansal selaku Direktur dan Chief Growth Officer (CGO).
Berikut merupakan detail lengkap dari susunan Dewan Komisaris dan Direksi Medco yang paling baru:
Dewan Komisaris
Yani Y. Panigoro : Komisaris Utama
Yaser Raimi A. Panigoro : Komisaris
Roberto Lorato : Komisaris
Marsillam Simandjuntak : Komisaris Independen
Royke Tumilaar : Komisaris Independen
Direksi
Hilmi Panigoro : Direktur Utama
Ronald Gunawan : Direktur dan Chief Executive Officer
Amri Siahaan : Direktur dan Chief Operating Officer
Benny Setiawan : Direktur dan Chief Financial Officer
Sanjeev Bansal : Direktur dan Chief Growth Officer
Di samping itu, pemegang saham memberikan persetujuan mengenai pengalihan sebanyak 150 juta saham treasuri yang diperoleh dari program pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025.
Saham tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program kepemilikan saham untuk para karyawan, direksi, hingga dewan komisaris perseroan beserta entitas anak maupun afiliasinya.
Dalam rapat tersebut, disetujui pula amendemen Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud serta tujuan bidang usaha agar selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
MedcoEnergi sendiri populer sebagai korporasi energi terintegrasi yang beroperasi di tiga sektor bisnis utama, mencakup minyak dan gas bumi, ketenagalistrikan, serta industri pertambangan tembaga dan emas.
Selain mengelola aset minyak dan gas di dalam negeri serta beberapa kawasan luar negeri, grup usaha ini juga mengepakkan sayap di bisnis pembangkit tenaga listrik melalui PT Medco Power Indonesia, serta memiliki kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas di Indonesia.