IHSG Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham ANTM, EXCL, dan JPFA Hari Ini
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot dalam sebesar 101,28 poin atau terpangkas 1,70% ke level 5.839,78 pada penutupan transaksi Kamis (4/6/2026).
Dalam aktivitas perdagangan tersebut, tercatat 106 saham bergerak menguat, 623 saham mengalami kejatuhan, dan 85 saham bertahan di posisi stagnan.
Seluruh indeks sektoral terpantau kompak melemah menyelaraskan diri dengan kejatuhan IHSG.
Akumulasi volume transaksi saham di bursa pada hari ini menyentuh angka 38,73 miliar saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 24,87 triliun.
Sederet analis memaparkan ulasan teknikal beserta rekomendasi untuk beberapa saham pada sesi perdagangan Jumat (5/6/2026).
Berikut adalah ulasan selengkapnya:
1. PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)
Faktor penentu terkait laju saham ANTM yakni terdeteksinya pola Hammer candle dibarengi indikator RSI serta Stochastic yang memantul balik (rebound) pada zona Oversold.
Namun, saham ini dinilai rawan aksi Sell on Strength (SOS) apabila tidak sanggup menembus batas atas 2.800-2.850. Pada penutupan Kamis (4/6/2026), ANTM menguat 5,75% dari hari sebelumnya menuju harga Rp 2.760 per saham.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Support: Rp 2.610
- Resistance: Rp 2.920
- Analis: Head Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki
2. PT. XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Pergerakan EXCL terpantau masih terjebak dalam tren menurun (bearish) atau berada di bawah garis MA10 dan MA50.
Walau begitu, saham ini sedang bersiap menguji wilayah permintaan (demand area) di kisaran 2.570-2.650 dengan petunjuk indikator MACD yang memperlihatkan pelemahan tren negatif.
Langkah yang dapat diambil saat ini adalah pembelian spekulatif (speculative buy), di mana jika muncul pembalikan teknikal (technical rebound) maka berpeluang melaju ke area resistansi di level 2.900, serta batasi risiko jika jebol ke bawah batas dukungan (support) 2.530.
Pada sesi Kamis (4/6/2026), EXCL melemah 5,65% dari hari sebelumnya ke harga Rp 2.670 per saham.
- Rekomendasi: Speculative Buy
- Support: Rp 2.530
- Resistance: Rp 2.900
- Analis: VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi
3. PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Arah pergerakan harga saham JPFA dinilai memiliki potensi untuk terdorong ke zona jenuh jual (oversold) merujuk pada indikator RSI, yang diperkuat oleh sinyal negatif dari indikator Stochastics K_D.
Di lain pihak, indikator volume transaksi memperlihatkan kecenderungan yang menguat.
Pada penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026), JPFA mendarat di zona merah dengan pelemahan 5,29% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 2.150 per saham.
- Rekomendasi: Hold
- Support: Rp 2.040
- Resistance: Rp 2.350
- Analis: Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta