Saham ADRO Diborong Asing Rp 207,4 Miliar Saat IHSG Melemah 3,46 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48:37 WIB
Ilustrasi Beli Saham (Gambar: NET)

JAKARTA – Sejumlah investor asing menggunakan momentum merosotnya harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar 5,28 persen menuju level Rp 2.330 untuk melakukan aksi beli bersih pada sesi perdagangan Selasa (19/5/2026).

Aksi borong terhadap saham dengan kode ADRO di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mencatatkan nilai beli bersih (net buy) yang menembus Rp 207,4 billion, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Angka akumulasi pembelian bersih oleh investor asing pada saham ADRO tersebut bertengger di posisi terbesar kedua di bursa, tepat di bawah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang mengantongi net buy asing senilai Rp 340,7 miliar.

Secara keseluruhan, investor internasional membukukan net buy sebesar Rp 261,2 miliar di seluruh pasar BEI pada Selasa (19/5/2026), meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah terperosok dengan penurunan sebesar 228,5 poin atau 3,46 persen ke posisi 6.370,6.

Tambahan dari aktivitas beli ini membuat akumulasi nilai jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan menyusut ke angka Rp 41 triliun berdasarkan rilis data resmi BEI. Di sisi lain, lembaga riset UOB Kay Hian memproyeksikan laba bersih Alamtri Resources Indonesia berpeluang melonjak 60 persen menjadi US$ 719 juta pada tahun ini, ditopang oleh tingginya harga komoditas batu bara metalurgi serta kenaikan volume penjualan sebanyak 500 ribu ton menjadi 6,8 juta ton.

UOB Kay Hian mematok target harga saham ADRO pada level Rp 3.400 dengan rekomendasi beli lantaran adanya potensi kenaikan harga hingga 45,9 persen, ditambah dengan perkiraan yield dividen sebesar 12,6 persen seandainya perseroan mempertahankan kebijakan pendistribusian dividen sebesar 80 persen dari raihan laba bersih.

Terkini