Harga Daging Sapi di Pasar Anyar Bogor Melonjak hingga Rp145 Ribu/Kg

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:56:19 WIB
Pedagang daging sapi di Pasar. (Foto: bogor.tribunnews.com)

BOGOR TENGAH - Nilai jual daging sapi di Pasar Anyar Kota Bogor merangkak naik, Rabu (20/5/2026). Nominal yang lumrahnya 130 ribu perkilogram momen ini mencapai angka 145 ribu. 

Salah satu penjual Bapak Endang menyebutkan, peningkatan ini berlangsung semenjak Hari Raya Idul Fitri 2026 kemarin.

“Biasanya 130 ribu. Sekarang dari lebaran terus naik malah bertahan. Tembus 145 ribu sekarang sekilonya,” kata Bapak Endang kepada TribunnewsBogor.com dijumpai di Pasar Anyar.

Peningkatan dolar atau terdepresiasinya rupiah juga amat berdampak. Menurut Endang, imbasnya tinggi pada nilai beli daging sapi. “Pengaruhnya tinggi. Infonya tanggal 22 itu naik lagi. Satu kilonya itu naik dua ribu. Ya otomatis kami pasti jual diatas harga 150 ribu per kilonya,” ujarnya.

Daging-daging tersebut didatangkan dari luar negeri. Apabila dolar melonjak, menurut Endang, terhitung berat buat dirinya yang statusnya memang sebagai pembeli. 

“Belum lagi kemarin kan perang itu. Itu juga berpengaruh. Sekarang dolar naik. Ya makin berat,” ujarnya. 

Konsumen di lapak kepunyaannya momen ini sudah mulai menyusut. Mereka sering mengeluhkan nominal daging sapi yang konstan mendapati kenaikan. 

“Sekrawang kondisinya sepi ditambah daging mahal. Ya seada adanya alhamdulillah ada yang beli juga,” ucapnya. 

Mestinya para pedagang mogok berdagang imbas harga melambung. 

“Kalau di Kota lain kan kompak. Kalau disini kan tidak ada paguyubannya. Jadi, tidak kompak. Kami demo yang lain jualan biasanya gitu,” ucapnya. 

Penjual lainnya, Abi menuturkan, nilai jual daging sapi konstan menanjak semenjak lebaran Idul Fitri kemarin.

“Dari lebaran ga turun-turun lagi,” singkatnya.

Lapak-lapak daging di Pasar Anyar Kota Bogor terpantau masih berdagang. Daging-daging segar tampak digantung memakai besi. Sejumlah orang pembeli pun sudah ramai berdatangan.

Terkini