Platform eToro Resmi Hadirkan Perdagangan Kripto New York Setelah BitLicense Disetujui

Kamis, 02 April 2026 | 15:10:56 WIB
Platform eToro Resmi Hadirkan Perdagangan Kripto New York Setelah BitLicense Disetujui

JAKARTA - Langkah ekspansi industri kripto kembali terjadi setelah platform perdagangan digital memperluas layanan ke wilayah dengan regulasi ketat. 

Setelah menunggu lebih dari tiga tahun sejak memperoleh lisensi, layanan perdagangan kripto akhirnya diluncurkan untuk klien di New York. Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang selama ini menghadapi proses regulasi panjang. Keputusan tersebut juga menunjukkan semakin terbukanya pasar kripto di wilayah dengan pengawasan ketat.

Platform eToro memulai layanan dengan menghadirkan sekitar 20 token kripto di wilayah tersebut. Head of eToro AS, Andrew McCormick menyebutkan bahwa jumlah aset digital akan terus bertambah seiring waktu. Ia menilai peluncuran awal merupakan tahap penting sebelum ekspansi lebih luas. Dengan pendekatan bertahap, perusahaan ingin memastikan seluruh layanan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Peluncuran Setelah Proses Lisensi Panjang

Di sebagian besar dari 74 negara lain serta 47 negara bagian Amerika Serikat, eToro telah menawarkan sekitar 115 kripto. Selain aset digital, perusahaan juga menyediakan berbagai instrumen lain seperti saham, exchange traded fund, indeks, mata uang, dan komoditas. Perbedaan jumlah aset di New York menunjukkan ketatnya pengawasan regulator. Hal ini membuat perusahaan harus menyesuaikan strategi peluncuran secara bertahap.

Perusahaan juga berencana menambahkan layanan staking di New York. “Kami telah berbicara dengan regulator tentang hal ini. Rencana bisnis baru membutuhkan pembaruan prodik baru pada perjanjian, jadi semuanya sedang dalam proses,” kata McCormick. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan produk masih berlangsung. Fokus utama perusahaan adalah memastikan kepatuhan sebelum menambah fitur baru.

eToro diberikan lisensi aktivitas bisnis mata uang virtual atau BitLicense pada Februari 2023. Lisensi tersebut dikeluarkan oleh Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York. BitLicense dikenal sebagai salah satu izin paling ketat dalam industri kripto. Tanpa lisensi tersebut, perusahaan tidak dapat melakukan aktivitas bisnis kripto secara legal di wilayah tersebut.

Ketatnya Regulasi Industri Kripto New York

Sejak diperkenalkan pada 2015, kurang dari 40 perusahaan telah disetujui untuk mendapatkan BitLicense. Tidak semua perusahaan yang memperoleh lisensi benar-benar meluncurkan layanan kripto. Banyak perusahaan memilih membentuk entitas hukum terpisah untuk beroperasi di New York. Sementara sebagian lainnya memilih menghindari wilayah tersebut.

Salah satu contoh perusahaan yang menghindari pasar New York adalah Kraken. Sementara eToro memilih tetap melanjutkan proses hingga layanan dapat diluncurkan. Pendekatan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk menembus pasar dengan regulasi ketat. Proses panjang tersebut juga mencerminkan standar kepatuhan yang tinggi.

Ketika ditanya apakah dibutuhkan waktu tiga tahun untuk memulai operasi setelah menerima lisensi, McCormick menyatakan tidak. "Kami tahu itu tidak akan 'hari pertama, langsung aktif.' Kami memperkirakan mungkin tahun itu untuk diluncurkan,” ujar dia. Ia juga mengakui bahwa proses berjalan lebih lama dari perkiraan. Namun perusahaan tetap bersyukur layanan akhirnya bisa diluncurkan.

Standar Ketat Pasca Runtuhnya FTX

McCormick menegaskan bahwa eToro merupakan perusahaan pertama yang mendapatkan BitLicense setelah runtuhnya FTX. Peristiwa tersebut meningkatkan pengawasan regulator terhadap industri kripto. Proses persetujuan menjadi lebih ketat dibanding sebelumnya. Hal ini membuat perusahaan harus memenuhi standar yang lebih tinggi.

"Kami sedang dalam proses, hampir mencapai garis finish, ketika itu terjadi, dan sebagaimana mestinya, hal itu tentu saja meningkatkan pengawasan dan ketelitian,” kata McCormick. Ia menambahkan bahwa perusahaan bangga dapat melewati standar ketat tersebut. “Jadi kami tentu bangga bisa melewati standar ketat tersebut berdasarkan sejarah panjang kami, fokus pada kepatuhan dan AML, serta perlindungan pelanggan,” ia menambahkan.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya aspek kepatuhan dalam industri kripto. Regulator ingin memastikan perlindungan investor tetap terjaga. Perusahaan yang berhasil mendapatkan lisensi dianggap memenuhi standar keamanan dan transparansi. Hal ini juga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap layanan yang diluncurkan.

Strategi Tidak Terburu-Buru Masuk Pasar

McCormick juga menegaskan perusahaan tidak terburu-buru meluncurkan layanan selama pemerintahan Joe Biden. Menurutnya, situasi saat itu belum menjadi waktu yang tepat untuk ekspansi kripto. Perusahaan juga fokus pada rencana penawaran umum perdana saham tahun sebelumnya. Pendekatan ini dilakukan agar peluncuran berjalan optimal.

"Kami memiliki keterlibatan yang sangat positif dengan Departemen Layanan Keuangan New York,” kata McCormick. Ia menilai regulator sangat teliti namun tetap mendukung keberhasilan perusahaan. “Mereka sangat teliti dan detail, tetapi mereka ingin berhasil, mereka ingin perusahaan anggota dan yang diawasi berhasil, dan pada akhirnya mereka ingin investor berhasil.” Pernyataan ini menegaskan hubungan positif antara regulator dan pelaku industri.

New York bukan satu-satunya wilayah yang meningkatkan pengawasan kripto. McCormick menyebut perusahaan tidak menawarkan layanan kripto di Hawaii dan Nevada. Hal tersebut menunjukkan perbedaan regulasi antar wilayah. Kondisi ini membuat perusahaan harus menyesuaikan strategi operasional di setiap daerah.

Harapan Regulasi Federal Lebih Jelas

McCormick berharap adanya Rancangan Undang-Undang Clarity DPR AS yang memperkenalkan pedoman struktur pasar kripto secara luas. Rancangan tersebut akan memberikan peran pengawasan kepada Securities and Exchange Commission dan Commodity Futures Trading Commission. Regulasi federal dinilai penting untuk menciptakan standar yang seragam.

Ia menilai kerangka kerja saat ini terlalu kompleks karena setiap negara bagian memiliki aturan berbeda. “Saya berpendapat bahwa saya lebih suka memiliki undang-undang dengan nilai B-plus daripada tidak ada sama sekali,” kata McCormick. Ia juga menyoroti bahwa regulasi yang ada saat ini berasal dari undang-undang lama. Hal tersebut membuat industri kripto membutuhkan pembaruan regulasi yang lebih relevan.

Dengan peluncuran ini, eToro memperkuat posisinya di pasar Amerika Serikat. Ekspansi ke New York menunjukkan kesiapan perusahaan menghadapi regulasi ketat. Langkah tersebut juga menandai perkembangan industri kripto yang semakin matang. Investor kini memiliki lebih banyak pilihan layanan di wilayah dengan pengawasan tinggi

Terkini