Arus Balik Lebaran 2026 Pelni Catat Lonjakan Penumpang Pantoloan Signifikan Tinggi

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33:41 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Pelni Catat Lonjakan Penumpang Pantoloan Signifikan Tinggi

JAKARTA - Lonjakan arus balik Lebaran 2026 terlihat nyata di Pelabuhan Pantoloan yang dipadati ribuan penumpang. 

Momentum ini menjadi gambaran kuat bagaimana mobilitas masyarakat pasca Idul Fitri terus meningkat, terutama melalui jalur laut yang masih menjadi pilihan utama di kawasan timur Indonesia.

PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Palu mencatat pergerakan penumpang dalam jumlah signifikan pada puncak arus balik. Aktivitas ini terjadi saat salah satu kapal andalan mereka melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang dalam jumlah besar.

Fenomena ini menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi laut saat periode Lebaran. Selain faktor tradisi mudik, harga tiket yang lebih terjangkau juga menjadi pemicu meningkatnya jumlah pengguna jasa kapal.

Situasi tersebut menjadikan pelabuhan sebagai pusat aktivitas yang sangat padat, terutama pada waktu-waktu tertentu menjelang keberangkatan kapal.

pergerakan penumpang mencapai ribuan dalam satu hari operasional kapal

PT Pelni mencatat sebanyak 2.888 pergerakan penumpang dalam satu hari pada Rabu 25 Maret 2026. Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang naik dan turun yang dilayani oleh KM Dorolonda saat bersandar di pelabuhan.

Kepala Cabang Pelni Palu, Christian Moreys Nainggolan, menjelaskan dari total tersebut sebanyak 2.330 penumpang berangkat dari Pantoloan. Mereka mayoritas memiliki tujuan ke Balikpapan dan Surabaya.

“Penumpang yang turun hanya sekitar 28 orang, sementara penumpang lanjutan dari Bitung mencapai kurang lebih 630 orang,” ujarnya saat ditemui di pelabuhan.

Ia menegaskan bahwa angka tersebut menunjukkan tingginya aktivitas penumpang dalam satu waktu, sekaligus menjadi indikator puncak arus balik Lebaran tahun ini.

puncak arus balik dipicu jadwal keberangkatan terakhir kapal tujuan utama

Menurut Christian, lonjakan penumpang terjadi karena keberangkatan KM Dorolonda menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat yang ingin menuju Balikpapan dan Surabaya. Hal ini membuat masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan jadwal tersebut.

Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan yang tidak biasa di area pelabuhan. Penumpang datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan akses naik ke kapal tanpa kendala.

“Sehingga total pergerakan penumpang hari ini mencapai 2.888 orang,” tambahnya.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana satu jadwal keberangkatan dapat memicu lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang, terutama pada periode arus balik.

kepadatan pelabuhan mulai terlihat sejak malam hingga kapal sandar

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa calon penumpang mulai memadati dermaga sejak pukul 19.00 WITA. Aktivitas ini terus meningkat seiring mendekatnya waktu kedatangan kapal berikutnya.

Kepadatan semakin terasa saat KM Lambelu dijadwalkan sandar sekitar pukul 21.00 WITA. Penumpang tampak bersiap dengan barang bawaan masing-masing.

Sejumlah porter terlihat hilir mudik membantu mengangkut barang penumpang ke dalam kapal. Aktivitas ini menjadi pemandangan umum saat puncak arus balik terjadi.

Kondisi tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta pentingnya peran pelabuhan sebagai simpul transportasi utama.

kapasitas kapal dan peningkatan jumlah penumpang dibanding tahun sebelumnya

Selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, Pelni Cabang Palu mengoperasikan dua kapal utama, yakni KM Lambelu dan KM Dorolonda. Masing-masing kapal memiliki kapasitas hingga 3.000 penumpang termasuk awak kapal.

Christian mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diperkirakan berada di kisaran 4 hingga 5 persen.

“Dibandingkan tahun lalu, terjadi kenaikan sekitar 4 sampai 5 persen. Biasanya rata-rata penumpang hanya sekitar seribuan orang,” jelasnya.

Ia juga menyebut sekitar 70 persen penumpang berangkat menuju Balikpapan, sementara 30 persen lainnya menuju Surabaya.

imbauan pelni kepada penumpang untuk perjalanan aman dan tertib

PT Pelni mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama pada periode padat seperti arus balik Lebaran. Pemesanan tiket lebih awal menjadi langkah penting untuk menghindari kehabisan tiket.

Penumpang juga diminta hadir di pelabuhan minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi antrean panjang dan proses boarding yang memakan waktu.

“Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi, seperti loket Pelni, kantor cabang, aplikasi Pelni Mobile, maupun mitra resmi lainnya,” pungkasnya.

Selain itu, penumpang diharapkan mematuhi aturan selama pelayaran, menjaga kebersihan, serta memperhatikan keamanan demi kelancaran perjalanan hingga tiba di tujuan dengan selamat.

Terkini