BREN Targetkan Kapasitas Panas Bumi Tembus 1 GW Perkuat Energi Terbarukan

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:05:29 WIB
BREN Targetkan Kapasitas Panas Bumi Tembus 1 GW Perkuat Energi Terbarukan

JAKARTA - Transformasi energi bersih di Indonesia semakin menunjukkan arah yang jelas. 

Perusahaan energi terbarukan terus memperkuat kapasitas produksi untuk menjawab kebutuhan listrik nasional. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi salah satu pemain utama dalam upaya ini. Fokus pada panas bumi menjadi strategi utama dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

Di tengah tantangan sektor energi, BREN mencatat kinerja yang cukup solid sepanjang 2025. Stabilitas produksi listrik dari panas bumi menjadi penopang utama. Selain itu, efisiensi operasional turut berperan penting. Kombinasi ini mendorong peningkatan kinerja keuangan perusahaan.

kinerja finansial ditopang operasi stabil

BREN mencatat pendapatan konsolidasian sebesar US$605 juta pada 2025. Angka ini meningkat 1,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh produksi listrik panas bumi yang stabil. Kontribusi dari Unit Binary Salak juga memberikan tambahan signifikan.

Kinerja keuangan perusahaan tetap terjaga meskipun terdapat tantangan pada segmen pembangkit angin. Dibandingkan tahun sebelumnya, segmen ini menghadapi kondisi yang lebih berat. Namun, portofolio panas bumi mampu menutupi tekanan tersebut. Stabilitas produksi menjadi kunci utama.

CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, menyampaikan bahwa kontribusi panas bumi sangat konsisten. Proyek retrofit Salak yang selesai pada 2025 juga memperkuat kapasitas. Hal ini memberikan dampak positif terhadap kinerja keseluruhan. Perusahaan terus mengandalkan sektor ini sebagai tulang punggung.

efisiensi biaya dorong profitabilitas

“Didukung oleh pengelolaan biaya yang disiplin serta penurunan beban bunga setelah inisiatif optimalisasi utang yang kami lakukan, Perseroan berhasil mencatatkan margin yang lebih kuat dan peningkatan profitabilitas. Ke depannya, kami tetap fokus untuk melanjutkan proyek-proyek ekspansi serta memperkuat portofolio kami.” Jelas Hendra dalam keterangan persnya, Senin (23/3/2026). Pernyataan ini menegaskan strategi perusahaan.

EBITDA BREN tercatat sebesar US$518 juta dengan margin mencapai 85,6%. Angka ini mencerminkan efisiensi operasional yang tinggi. Pengelolaan biaya yang berkelanjutan menjadi faktor utama. Perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pendapatan dan biaya.

Laba bersih setelah pajak mencapai US$165 juta pada 2025. Angka ini meningkat 6,5% secara tahunan. Peningkatan ini didorong oleh kinerja operasional yang lebih kuat. Penurunan biaya pendanaan juga turut berkontribusi.

penguatan kapasitas melalui proyek strategis

Secara operasional, BREN mencatat sejumlah pencapaian penting. Salah satunya adalah penyelesaian proyek retrofit Salak pada kuartal III 2025. Proyek ini menambah kapasitas sebesar 7,7 MW. Capaian tersebut bahkan melampaui ekspektasi awal.

Bersama Unit Binary Salak, kapasitas terpasang bruto mencapai 910 MW pada akhir 2025. Angka ini meningkat 24 MW atau sekitar 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas kapasitas. Panas bumi tetap menjadi fokus utama.

Selain itu, perusahaan juga menyelesaikan dua sumur eksplorasi di prospek Hamiding pada Desember 2025. Hasilnya mengonfirmasi potensi sumber daya sekitar 55–60 MW. Temuan ini membuka peluang ekspansi lebih lanjut. Strategi jangka panjang semakin diperkuat.

proyek baru dorong ekspansi berkelanjutan

BREN terus melanjutkan pengembangan proyek strategis lainnya. Salak Unit 7 dan Wayang Windu Unit 3 menjadi fokus utama. Kedua proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026. Penyelesaian proyek ini akan meningkatkan kapasitas secara signifikan.

Selain itu, proyek retrofit Wayang Windu telah selesai pada kuartal pertama 2026. Proyek ini memberikan peningkatan kinerja pembangkit listrik. Optimalisasi aset menjadi bagian penting dari strategi perusahaan. Setiap proyek dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas.

Dengan berbagai proyek yang berjalan, BREN terus memperkuat portofolio energi terbarukan. Fokus pada panas bumi memberikan keunggulan tersendiri. Sumber energi ini dikenal stabil dan berkelanjutan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan.

target kapasitas tembus satu gigawatt

Setelah seluruh proyek ekspansi selesai, kapasitas panas bumi BREN diperkirakan melampaui 1 GW. Target ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan. Pencapaian tersebut akan memperkuat posisi BREN di sektor energi terbarukan. Perusahaan semakin kompetitif di tingkat nasional.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya transisi energi di Indonesia. Pengembangan energi bersih menjadi prioritas pemerintah. BREN berperan aktif dalam mendukung agenda tersebut. Investasi pada panas bumi menjadi bagian dari solusi.

Dengan strategi yang terarah dan eksekusi yang konsisten, BREN optimistis menghadapi masa depan. Perusahaan terus memperluas kapasitas dan meningkatkan efisiensi. Fokus pada energi terbarukan menjadi landasan utama. Hal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi sektor energi nasional.

Terkini