Saham MEGA Melemah, Bank Mega Bagi Saham Bonus Rasio 1:1

Senin, 23 Februari 2026 | 13:33:51 WIB
Saham MEGA Melemah, Bank Mega Bagi Saham Bonus Rasio 1:1

JAKARTA - Di tengah tren pelemahan harga saham perbankan, muncul kabar aksi korporasi yang menarik perhatian pelaku pasar. 

Salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia menyiapkan pembagian saham bonus bagi para pemegang sahamnya. Informasi ini menjadi sorotan karena dilakukan saat harga sahamnya masih dalam tren menurun.

Informasi penting untuk para investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satu emiten saham di BEI akan bagi saham bonus dengan rasio 1:1. Menariknya lagi, harga saham ini sedang tren melemah. Kondisi tersebut memunculkan perhatian tersendiri di kalangan investor.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) berencana membagikan saham bonus kepada pemegang saham. Aksi korporasi ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026. Keputusan final tetap menunggu hasil persetujuan tersebut.

Sekretaris Perusahaan Bank Mega, Christiana Maria Damanik, dalam keterbukaan informasi di BEI pada 20 Februari 2026 menyampaikan bahwa saham bonus akan berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) per 31 Desember 2025 sebesar Rp 5,87 triliun. Sumber dana ini menjadi dasar penerbitan saham baru.

Rasio Saham Bonus MEGA 1:1

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 11,74 miliar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Penerbitan ini dilakukan melalui mekanisme kapitalisasi agio saham menjadi modal disetor. Langkah tersebut akan menambah jumlah saham beredar di pasar.

Manajemen menetapkan rasio pembagian saham bonus sebesar 1:1. Artinya, setiap pemegang satu saham lama akan memperoleh satu saham bonus dengan nominal Rp 500 per saham. Skema ini membuat jumlah kepemilikan saham investor bertambah dua kali lipat secara kuantitas.

Harga penerbitan saham bonus juga sama dengan nilai nominalnya, yakni Rp 500 per saham. Dengan demikian, aksi korporasi ini tidak melibatkan setoran dana baru dari investor. Seluruh proses dilakukan melalui penyesuaian struktur modal internal perseroan.

Pada perdagangan Jumat 20 Februari 2026, harga saham MEGA ditutup di level 3.310 naik 40 poin atau 1,22% dibandingkan sehari sebelumnya. Namun harga saham MEGA terakumulasi melemah 300 poin atau 8,31% selama setahun terakhir. Data ini menggambarkan dinamika pergerakan saham tersebut.

Jadwal Lengkap Saham Bonus Bank Mega 2026

Berikut jadwal pelaksanaan aksi korporasi MEGA. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPS ditetapkan pada 6 Maret 2026. Panggilan RUPS dijadwalkan pada 9 Maret 2026.

Pelaksanaan RUPS akan berlangsung pada 31 Maret 2026. Pengumuman ringkasan risalah RUPS dilakukan pada 2 April 2026. Pada tanggal yang sama juga diumumkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai dan saham bonus.

Cum dividen dan cum bonus pasar reguler & negosiasi jatuh pada 9 April 2026. Ex dividen dan ex bonus pasar reguler & negosiasi berlangsung pada 10 April 2026. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen dan saham bonus adalah 13 April 2026.

Pendistribusian saham bonus dijadwalkan pada 30 April 2026. Laporan pelaksanaan pembagian saham bonus akan disampaikan pada 13 Mei 2026. Seluruh tahapan ini perlu diperhatikan investor agar tidak kehilangan haknya.

Siapa yang Berhak Mendapat Saham Bonus

Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 13 April 2026 berhak memperoleh saham bonus. Artinya, investor harus memastikan namanya tercatat pada tanggal tersebut. Kepemilikan saham setelah tanggal ex bonus tidak lagi mendapatkan hak tersebut.

Investor perlu memperhatikan tanggal cum bonus dan ex bonus agar tidak kehilangan hak atas saham bonus tersebut. Transaksi jual beli yang tidak memperhitungkan jadwal ini bisa berdampak pada hak kepemilikan. Oleh karena itu, ketelitian menjadi hal penting.

Aksi korporasi ini tetap menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPS pada 31 Maret 2026. Jika disetujui, maka seluruh jadwal yang telah direncanakan akan dijalankan sesuai ketentuan. Investor diharapkan mencermati setiap pengumuman resmi dari perseroan.

Dampak terhadap Struktur Modal

Setelah pembagian saham bonus, agio saham MEGA akan berkurang dan tersisa sebesar Rp 477,02 miliar. Namun, modal ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat menjadi 23,48 miliar saham. Perubahan ini menunjukkan pergeseran komposisi dalam struktur permodalan perusahaan.

Perlu dicatat, pembagian saham bonus tidak mengubah total nilai investasi secara langsung karena hanya mengkapitalisasi agio menjadi modal saham. Namun secara teknis jumlah saham beredar akan bertambah sehingga berpotensi memengaruhi pergerakan harga secara teoritis akibat penyesuaian harga (price adjustment).

Secara fundamental, aksi ini tidak serta-merta menambah nilai ekonomi perusahaan. Akan tetapi, likuiditas saham berpotensi meningkat karena jumlah saham beredar lebih besar. Investor perlu memahami implikasi teknis tersebut sebelum mengambil keputusan.

Dengan rencana pembagian saham bonus rasio 1:1 ini, perhatian pasar tertuju pada langkah strategis Bank Mega di tengah tren pelemahan harga sahamnya. Keputusan akhir tetap berada di tangan pemegang saham dalam RUPS mendatang. Pelaku pasar pun menanti realisasi aksi korporasi tersebut sebagai bagian dari dinamika investasi di BEI.

Terkini