Pantauan Harga Pangan Nasional Jumat 7 Februari 2026, Cabai Rawit Merah dan Telur Naik

Jumat, 06 Februari 2026 | 10:58:52 WIB
Pantauan Harga Pangan Nasional Jumat 7 Februari 2026, Cabai Rawit Merah dan Telur Naik

JAKARTA - Pergerakan harga pangan di tingkat pedagang eceran nasional kembali menjadi perhatian publik pada akhir pekan ini. 

Data terbaru yang dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan sejumlah komoditas utama mengalami variasi harga, mulai dari cabai, telur ayam ras, hingga beras dan minyak goreng. Kondisi ini menjadi indikator penting bagi masyarakat untuk memantau stabilitas pangan harian, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Berdasarkan catatan resmi PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga pangan yang berlaku pada Jumat pagi mencerminkan dinamika pasar ritel di berbagai daerah. Sejumlah komoditas hortikultura tercatat berada pada level relatif tinggi, sementara komoditas pangan pokok lainnya masih bergerak stabil.

Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Level Tinggi

Salah satu komoditas yang mencuri perhatian adalah cabai rawit merah. PIHPS Nasional mencatat harga cabai rawit merah berada di angka Rp76.400 per kilogram. Harga tersebut menunjukkan bahwa cabai rawit merah masih berada pada level yang cukup tinggi di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Selain cabai rawit merah, komoditas cabai lainnya juga tercatat memiliki harga yang bervariasi. Cabai merah besar dibanderol Rp39.050 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp50.250 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit hijau tercatat sebesar Rp48.950 per kilogram.

Perbedaan harga antarjenis cabai tersebut mencerminkan kondisi pasokan dan permintaan yang tidak seragam, baik dari sisi produksi maupun distribusi ke pasar-pasar ritel di berbagai wilayah Indonesia.

Harga Telur Ayam dan Daging di Pasar Eceran

Selain cabai, harga telur ayam ras juga menjadi perhatian konsumen. Berdasarkan data PIHPS Nasional, harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp33.850 per kilogram. Angka ini mencerminkan kondisi harga telur di tingkat pedagang eceran nasional pada Jumat pagi.

Untuk komoditas protein hewani lainnya, daging ayam ras tercatat dijual dengan harga Rp41.100 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di harga Rp141.750 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II tercatat sebesar Rp135.000 per kilogram.

Harga daging sapi yang masih berada di atas Rp130.000 per kilogram menunjukkan bahwa komoditas ini tetap menjadi salah satu bahan pangan dengan harga relatif tinggi, meskipun masih dalam kisaran yang tercatat secara nasional oleh PIHPS.

Harga Beras Beragam Sesuai Kualitas

Pada komoditas beras, PIHPS Nasional mencatat variasi harga berdasarkan kualitas produk. Beras kualitas bawah I tercatat di harga Rp14.950 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II berada di angka Rp15.100 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium, harga beras medium I tercatat sebesar Rp16.150 per kilogram, sedangkan beras medium II berada di harga Rp15.950 per kilogram. Adapun beras kualitas super I tercatat di harga Rp17.600 per kilogram, dan beras kualitas super II sebesar Rp17.400 per kilogram.

Rentang harga tersebut mencerminkan perbedaan mutu dan segmen pasar beras yang tersedia di tingkat pedagang eceran, sekaligus menjadi referensi penting bagi konsumen dalam menyesuaikan pilihan belanja harian.

Bawang, Gula, dan Minyak Goreng Ikut Terpantau

Komoditas bumbu dapur juga tercatat dalam laporan PIHPS Nasional. Harga bawang merah berada di angka Rp50.350 per kilogram, sementara bawang putih tercatat di harga Rp44.350 per kilogram. Kedua komoditas ini masih menjadi bahan pokok penting dalam konsumsi rumah tangga sehari-hari.

Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium tercatat di harga Rp22.450 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.250 per kilogram. Perbedaan harga tersebut mencerminkan segmentasi kualitas dan merek yang beredar di pasar.

Sementara itu, minyak goreng curah tercatat dijual dengan harga Rp19.900 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I berada di harga Rp23.300 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II tercatat sebesar Rp21.650 per liter.

PIHPS Jadi Acuan Pantauan Harga Harian

Seluruh data harga pangan tersebut dihimpun dan dipublikasikan oleh PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia. Informasi ini disajikan sebagai acuan bagi masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kebijakan dalam memantau perkembangan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Dengan adanya pembaruan data harga secara rutin, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam merencanakan belanja kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, data PIHPS juga menjadi indikator penting untuk melihat stabilitas harga pangan di tengah dinamika pasokan dan permintaan yang terus berubah.

Terkini