Nicola Peltz Disorot Terlalu Kurus, Diet Ketat Demi Peran Balerina Baru

Selasa, 03 Februari 2026 | 10:29:43 WIB
Nicola Peltz Disorot Terlalu Kurus, Diet Ketat Demi Peran Balerina Baru

JAKARTA - Sorotan publik terhadap figur selebritas kerap tak terhindarkan, termasuk ketika perubahan fisik terlihat jelas di hadapan warganet. 

Hal itulah yang kini dialami Nicola Peltz. Saat membagikan momen liburan mewah bersama sang suami, Brooklyn Beckham, perhatian publik justru tertuju pada tubuhnya yang dinilai semakin kurus, memicu beragam komentar bernada khawatir.

Unggahan foto-foto bahagia tersebut awalnya menampilkan suasana santai dan romantis di sebuah hotel mewah. Namun, banyak pengguna media sosial menilai penampilan Nicola tampak jauh lebih ramping dibandingkan sebelumnya. Komentar yang muncul pun beragam, mulai dari saran agar ia makan lebih banyak hingga kekhawatiran soal dampak diet ekstrem terhadap kesehatannya.

Sorotan Warganet pada Penampilan Nicola Peltz

Kolom komentar di unggahan Nicola Peltz dipenuhi reaksi warganet yang menyoroti bentuk tubuhnya. Sebagian besar menilai aktris tersebut terlihat terlalu kurus dan mengaitkannya dengan kemungkinan pola makan yang terlalu ketat. Kekhawatiran tersebut muncul karena penurunan berat badan Nicola dinilai cukup drastis dalam waktu relatif singkat.

Meski demikian, tidak sedikit pula penggemar yang membelanya. Mereka menilai setiap individu memiliki pilihan dan kebutuhan tubuh yang berbeda. Namun, perbincangan publik terlanjur melebar, terutama karena Nicola dikenal sebagai figur publik dengan gaya hidup mewah yang kerap menjadi sorotan media internasional.

Alasan Diet Ketat Demi Peran Film Baru

Di tengah kekhawatiran publik, sebuah sumber mengungkap alasan di balik perubahan fisik Nicola Peltz. Aktris yang dikenal lewat film Avatar: The Legend of Aang itu disebut sedang menjalani diet ketat dan latihan intensif untuk kebutuhan peran terbarunya dalam film balerina berjudul Prima.

"Dia telah menjalani transformasi fisik dan program latihan intensif untuk perannya di 'Prima,' di mana dia memerankan seorang prima balerina," kata sumber tersebut kepada People dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Jumat, 30 Januari 2026, dikutip dari NY Post, Senin (2/2/2026).

Dalam film tersebut, Nicola akan memerankan karakter Margo, seorang penari balet klasik yang menghadapi konflik batin ketika perubahan modern mengguncang dunia seni yang ia junjung tinggi. Peran ini menuntut dedikasi fisik dan mental yang besar, termasuk menjaga bentuk tubuh sesuai karakter balerina profesional.

Liburan Mewah di Hotel Favorit Pangeran Harry

Terlepas dari diet ketat yang dijalaninya, Nicola Peltz dan Brooklyn Beckham tetap menikmati liburan mewah mereka. Pasangan ini diketahui menginap di San Ysidro Ranch, hotel eksklusif di Montecito, California, yang juga dikenal sebagai tempat favorit Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Mengutip Daily Mail, Rabu, 28 Januari 2026, harga kamar hotel tersebut berkisar dari 2.245 pound sterling hingga 9.069 pound sterling per malam, atau setara Rp59 juta hingga Rp209,5 juta. Selama menginap, Nicola dan Brooklyn membagikan berbagai momen romantis bersama anjing peliharaan mereka, Lamb.

Foto-foto yang dibagikan memperlihatkan suasana makan malam intim hingga pilihan minuman anggur langka yang mereka nikmati. Gaya hidup glamor pasangan ini pun kembali menjadi bahan perbincangan publik.

Anggur Langka Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Salah satu sorotan utama dari liburan tersebut adalah pilihan anggur yang dinikmati pasangan ini. Mereka diketahui memesan Château d'Yquem 1831, anggur yang digambarkan sebagai “vintage yang sangat langka dan bersejarah.” Harga satu botolnya disebut bisa mencapai USD 23.000 atau sekitar Rp385,3 juta, tergantung permintaan di lelang.

Anggur tersebut bahkan pernah terjual pada 2011 dengan harga fantastis sebesar 75.000 pound sterling, menjadikannya salah satu botol anggur termahal yang pernah dilelang. Dalam salah satu foto, Brooklyn tampak memamerkan dua botol anggur yang diyakini masing-masing bernilai sekitar 17 ribu pound sterling atau setara Rp392 juta.

Perbandingan Kekayaan Keluarga Peltz dan Beckham

Gaya hidup mewah Nicola dan Brooklyn tak lepas dari latar belakang keluarga mereka. Meski karya Brooklyn dinilai belum terlalu menonjol, pasangan ini disebut menikmati sokongan finansial yang besar, khususnya dari pihak keluarga Peltz. Nicola dikabarkan menerima tunjangan sebesar USD 1 juta per bulan dari sang ayah, Nelson Peltz.

Dalam podcast The Rest Is Entertainment, Marina Hyde menyebut, "Dari apa yang saya dengar, saya pikir keluarga Beckham memberi Brooklyn banyak uang, tetapi bukan uang yang gila, dan mereka memiliki mimpi sampai batas tertentu bahwa dia akan berdiri di atas kakinya sendiri dan menjadi mandiri."

Ia menambahkan, "Mungkin Nelson Peltz akan membantah ini, tetapi saya mendengar bahwa dia mengatakan kepada mereka bahwa 'Saya memberi putri saya tunjangan satu juta dolar per bulan'." Meski klaim ini belum dikonfirmasi, kekayaan Nelson Peltz memang disebut mencapai USD 1,6 miliar, jauh melampaui kekayaan keluarga Beckham yang diperkirakan sekitar USD 680 juta.

Rumor Buku dan Hubungan Keluarga Beckham

Selain soal penampilan dan gaya hidup, Nicola Peltz dan Brooklyn Beckham juga dikaitkan dengan rumor proyek buku kontroversial. Mengutip The Sun, Senin, 26 Januari 2026, Penguin Random House dikabarkan menawari pasangan ini kontrak bernilai jutaan dolar untuk menulis buku mengenai konflik mereka dengan keluarga Beckham.

Seorang sumber internal mengatakan, "Semua orang berebut untuk mendapatkan ini. Perusahaan-perusahaan ini tidak memiliki loyalitas kepada Victoria dan David Beckham, dan dengan senang hati membayar Brooklyn untuk meluapkan semua isi hatinya." Bahkan, disebutkan pula kemungkinan wawancara eksklusif ala Oprah Winfrey, menyusul unggahan emosional Brooklyn di Instagram Story beberapa waktu lalu.

Di tengah berbagai rumor tersebut, perhatian publik terhadap tubuh Nicola Peltz seakan menjadi pintu masuk diskusi yang lebih luas tentang tekanan fisik, tuntutan peran, serta kehidupan pribadi selebritas. Diet ketat yang dijalaninya pun kini dipahami sebagai bagian dari dedikasi profesional, bukan semata gaya hidup ekstrem.

Terkini