Cara Menyimpan Kolang Kaling Agar Tahan Lama Segar Berminggu Minggu

Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:09:48 WIB
Cara Menyimpan Kolang Kaling Agar Tahan Lama Segar Berminggu Minggu

JAKARTA - Kolang kaling kerap hadir sebagai bahan pelengkap berbagai sajian manis, terutama ketika memasuki momen tertentu yang identik dengan hidangan tradisional. 

Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang netral membuat kolang kaling mudah dipadukan dengan gula, sirup, maupun santan. Namun di balik popularitasnya, kolang kaling dikenal sebagai bahan pangan yang cukup sensitif dan mudah mengalami kerusakan jika penanganannya kurang tepat.

Dalam kondisi normal, kolang kaling segar umumnya hanya mampu bertahan sekitar tiga hingga empat hari. Setelah itu, lendir, bau asam, dan perubahan tekstur kerap muncul sebagai tanda awal pembusukan. Kondisi ini tentu merugikan, terutama jika kolang kaling dibeli dalam jumlah banyak atau disiapkan untuk kebutuhan beberapa hari ke depan.

Padahal, dengan teknik penyimpanan yang benar, masa simpan kolang kaling dapat diperpanjang secara signifikan. Tidak hanya bertahan lebih lama, kualitas rasa dan teksturnya pun tetap terjaga. Bahkan, kolang kaling bisa disimpan hingga satu atau dua minggu tanpa mengalami perubahan berarti.

Artikel Liputan6.com ini membahas langkah-langkah menyimpan kolang kaling agar tahan lama, dimulai dari pemilihan bahan baku hingga metode khusus yang telah terbukti efektif. Seluruh informasi disajikan sesuai sumber aslinya, tanpa mengubah isi maupun kutipan, sehingga dapat dijadikan panduan praktis di rumah.

Pentingnya Memilih Kolang Kaling Berkualitas

Tahap awal yang tidak boleh diabaikan dalam menyimpan kolang kaling adalah memastikan kualitas bahan yang digunakan. Kolang kaling yang baik akan lebih mudah dirawat dan memiliki daya simpan lebih panjang dibandingkan yang kualitasnya kurang optimal.

Pilih kolang kaling dengan warna putih bening dan tampak bersih. Warna ini menandakan kolang kaling masih segar dan belum mengalami proses pembusukan. Kolang kaling yang mulai kusam atau keruh sebaiknya dihindari.

Pastikan kolang kaling tidak berlendir dan tidak mengeluarkan bau asam menyengat. Lendir dan aroma yang tidak sedap merupakan tanda awal kerusakan yang dapat mempercepat pembusukan selama penyimpanan.

Selain itu, utamakan kolang kaling yang masih muda dan segar. Kolang kaling muda memiliki tekstur lebih kenyal serta cenderung lebih tahan lama dibandingkan kolang kaling yang sudah terlalu tua.

Tahapan Membersihkan dan Merebus Kolang Kaling

Sebelum masuk ke proses penyimpanan, kolang kaling perlu melalui tahapan pembersihan yang benar. Langkah ini bertujuan menghilangkan lendir dan bakteri yang dapat mempercepat kerusakan bahan.

Cuci kolang kaling di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih. Proses ini membantu menghilangkan lendir di permukaan sekaligus mencegah munculnya rasa asam yang tidak diinginkan.

Saat mencuci, gosok kolang kaling secara perlahan hingga permukaannya terasa lebih kesat. Tekstur kesat menandakan lendir sudah berkurang dengan baik dan kolang kaling siap masuk ke tahap berikutnya.

Rebus kolang kaling selama sekitar 15 hingga 20 menit hingga matang. Perebusan berfungsi untuk menghilangkan sisa lendir, getah, serta membunuh bakteri yang dapat memicu pembusukan.

Setelah direbus, tiriskan kolang kaling lalu bilas kembali menggunakan air bersih. Pastikan kolang kaling benar-benar bebas lendir sebelum disimpan agar daya tahannya lebih optimal.

Teknik Penyimpanan Kolang Kaling di Kulkas

Menyimpan kolang kaling di dalam kulkas menjadi metode paling efektif untuk menjaga kesegarannya. Dengan teknik yang tepat, kolang kaling dapat bertahan lebih lama tanpa kehilangan kualitas tekstur maupun rasa.

Setelah direbus dan dibilas, rendam kolang kaling dalam air bersih. Pastikan seluruh bagian kolang kaling terendam sempurna dan simpan dalam wadah tertutup agar tetap higienis.

Air rendaman sebaiknya diganti setiap tiga hari sekali untuk mencegah munculnya bau asam. Dengan cara ini, kolang kaling dapat bertahan sekitar lima hingga empat belas hari di dalam kulkas.

Alternatif lain adalah menyimpan kolang kaling menggunakan metode wrapping dan vakum sebelum dimasukkan ke kulkas. Teknik ini dapat memperpanjang masa simpan hingga sekitar tujuh sampai sepuluh hari.

Untuk memudahkan penggunaan, bagi kolang kaling ke dalam plastik kecil sesuai porsi sekali masak. Cara ini mencegah kontaminasi udara akibat buka tutup wadah secara berulang.

Kesalahan Penyimpanan yang Perlu Dihindari

Meski kulkas menjadi tempat ideal, ada beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari saat menyimpan kolang kaling. Salah satunya adalah menyimpan kolang kaling di dalam freezer.

Suhu beku dapat merusak struktur kolang kaling. Akibatnya, tekstur menjadi lembek dan kolang kaling tidak dapat mengembang sempurna saat direbus ulang.

Selain itu, menyimpan kolang kaling tanpa air rendaman juga berisiko membuat permukaannya cepat kering dan berubah tekstur. Oleh karena itu, pastikan kolang kaling selalu berada dalam kondisi lembap namun bersih.

Wadah penyimpanan yang tidak tertutup rapat juga dapat mempercepat kerusakan karena paparan udara dan kontaminasi bau dari bahan makanan lain di dalam kulkas.

Metode Khusus Agar Kolang Kaling Lebih Awet

Selain penyimpanan standar di kulkas, terdapat metode khusus yang dapat diterapkan untuk memperpanjang daya tahan kolang kaling. Salah satu cara tradisional yang cukup dikenal adalah menggunakan air bekas cucian beras.

Rendam kolang kaling dalam air cucian beras selama satu hingga dua jam. Cara ini dipercaya mampu menjaga kesegaran dan memperpanjang masa simpan kolang kaling hingga sekitar satu minggu.

Pastikan air cucian beras yang digunakan masih segar dan bersih. Kandungan alami di dalamnya membantu mempertahankan tekstur kenyal kolang kaling.

Alternatif lain adalah mengolah kolang kaling menjadi manisan atau sirup dengan tambahan gula. Gula berfungsi sebagai pengawet alami yang cukup efektif.

Manisan kolang kaling dapat bertahan hingga dua minggu jika disimpan di dalam kulkas. Pastikan manisan disimpan setelah dingin, menggunakan wadah tertutup rapat, dan diletakkan di bagian chiller agar kualitasnya tetap terjaga.

Terkini