Esteban Ribovics Hentikan King Green di Ronde 1 UFC 332
TEROPONGBISNIS.ID — Esteban Ribovics memaksa wasit Herb Dean menghentikan pertarungan di menit 4:08 ronde pertama saat melawan King Green di UFC 332, Minggu (4/10/2026) WIB. Petarung Argentina itu beberapa kali menjatuhkan Green lewat rangkaian pukulan tangan kiri sebelum kemenangan TKO dinyatakan.
Duel kelas ringan di Delta Center, Salt Lake City, Utah, berjalan singkat namun brutal. Ribovics tampil agresif sejak bel pembuka dan langsung melancarkan tekanan tanpa henti ke arah Green.
Green sempat mencoba menjaga jarak dengan tendangan cepat dan pukulan lurus. Namun kebiasaannya menurunkan tangan membuat pertahanan sang veteran rapuh menghadapi gempuran lawan.
Rangkaian Pukulan Kiri yang Menghancurkan Pertahanan Green
Pukulan kiri Ribovics menjadi mimpi buruk Green sepanjang pertarungan. Satu demi satu serangan mendarat bersih dan menjatuhkan petarung Amerika Serikat itu ke kanvas berulang kali.
Knockdown terakhir membuat Herb Dean tak punya pilihan selain menghentikan laga demi keselamatan Green. Wasit menghentikan pertarungan pada menit 4:08 ronde pertama.
Ribovics Minta Maaf soal Berat Badan
Usai kemenangan, Ribovics langsung menyampaikan permintaan maaf kepada penonton terkait kegagalan memenuhi batas berat badan jelang laga.
"Maaf saya melewatkan berat badan. Lain kali saya akan lebih profesional," ujar Ribovics di dalam oktagon.
Petarung asal Argentina itu menegaskan bahwa dirinya berlatih setiap hari untuk membawa kekerasan ke dalam oktagon. Ia juga menyebut akan menikah dalam satu bulan ke depan dan sudah siap menghadapi lawan berikutnya.
Dua Legenda Jadi Korban Beruntun
Kemenangan atas Green melengkapi catatan impresif Ribovics dalam dua pertarungan terakhir. Sebelumnya ia juga menghentikan Edson Barboza, dua nama yang sudah lama dianggap legenda di divisi kelas ringan.
Ribovics memulai pertarungan dengan langsung melancarkan pukulan berat. Green berusaha menghindar dan membalas dari luar, namun tekanan lawan terus meningkat hingga akhirnya pertahanan Green runtuh.
Dengan hasil ini, Ribovics menjaga momentum menuju 2027. Dua kemenangan beruntun atas nama-nama besar membuat posisinya di divisi kelas ringan semakin diperhitungkan.