Breaking

Harga Emas Naik Menjadi US$ 4.360,8 Per Troy Ons

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 23 September 2026
Harga Emas Naik Menjadi US$ 4.360,8 Per Troy Ons
Ilustrasi emas dunia (FOTO: NET)

JAKARTA – Harga emas mencatatkan kenaikan pada perdagangan kemarin. Logam mulia ini sukses membalas kekalahan setelah sebelumnya sempat jatuh mendekati 1 persen.

Pada perdagangan Selasa (22/9/2026), emas spot ditutup pada level US$ 4.360,8/troy ons. Nilai tersebut mengalami penguatan 0,41 persen jika dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Kenaikan harga ini berlangsung usai emas mengalami penurunan hampir 1 persen di awal pekan. Penurunan harga tersebut dimanfaatkan investor untuk kembali mengoleksi emas yang dinilai sudah relatif murah.

Kondisi ini turut didorong oleh pelemahan harga minyak mentah dunia yang memberikan sentimen positif bagi pasar emas. Pada perdagangan kemarin, minyak jenis Brent merosot 1,68 persen menjadi US$ 98,48/barel.

Tren penurunan harga minyak telah berlangsung selama lima hari berturut-turut. Secara akumulatif, harga minyak telah anjlok hingga mencapai sekitar 9,5 persen.

Pelemahan harga minyak ini dipicu oleh berkembangnya harapan perdamaian di kawasan Timur Tengah. Di sela agenda Sidang Majelis Umum PBB, Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal keterbukaan untuk melangsungkan pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Terkendalinya harga minyak diproyeksikan dapat membebaskan perekonomian global dari ancaman inflasi tinggi. Situasi tersebut membuka peluang bagi bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter tanpa perlu menaikkan suku bunga.

Emas sendiri tergolong sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset). Oleh karena itu, memegang emas menjadi kurang atraktif saat tingkat suku bunga berada di level tinggi.

Memasuki perdagangan Rabu (23/9/2026), pergerakan harga emas secara teknikal pada grafik harian (daily time frame) masih terjebak di area bearish. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari saat ini tercatat berada di level 49.

Posisi RSI di bawah angka 50 mengindikasikan kondisi bearish, meski angkanya yang mendekati 50 menunjukkan posisi yang relatif netral. Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari berada di level 60 yang menempati zona beli (long) cukup kuat.

Kendati demikian, pergerakan harga emas hari ini masih memiliki risiko koreksi dengan titik pivot di US$ 4.360/troy ons. Dari level tersebut, harga berpotensi menguji area support di kisaran US$ 4.343-4.338/troy ons, dengan target paling pesimistis pada US$ 4.267/troy ons.

Apabila mampu melanjutkan tren penguatan, level US$ 4.374/troy ons diproyeksikan menjadi resistance terdekat. Penembusan pada titik tersebut berpotensi mendorong harga emas menuju rentang US$ 4.397-4.466/troy ons.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua