Breaking

IHSG di Bawah 6.300, Investor Menanti Keputusan Suku Bunga BI

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 23 September 2026
IHSG di Bawah 6.300, Investor Menanti Keputusan Suku Bunga BI
Ilustrasi pergerakan IHSG yang menanti hasil RDG Bank Indonesia sebagai salah satu sentimen utama pasar saham hari ini (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (22/9). IHSG ditutup di bawah level psikologis 6.300 setelah melemah 1,69% ke posisi 6.277,04.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, tekanan terhadap IHSG terjadi ketika investor masih mencermati berbagai sentimen global sekaligus menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (23/9). Pasar memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar juga akan mencermati arah kebijakan serta sikap BI terkait kondisi rupiah dan stabilitas pasar.

Dari pasar global, harga minyak mentah kembali bergerak di bawah US$ 100 per barel. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh munculnya harapan terhadap upaya diplomasi baru yang berpotensi mengakhiri konflik Amerika Serikat (AS)-Iran. Dengan demikian, distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah berpeluang kembali pulih.

"Secara teknikal, IHSG telah tutup di bawah level MA100 dan MA60. Diperkirakan IHSG akan menguji level psikologis di 6,200. Selain itu terdapat gap di level 6,186," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak volatil dengan kecenderungan wait and see pada Rabu (23/9). Area 6.250-6.200 menjadi support penting bagi indeks, sedangkan resistance berada di kisaran 6.370-6.410.

Arah pergerakan IHSG berikutnya akan sangat dipengaruhi oleh respons pasar terhadap hasil RDG BI, khususnya keputusan terkait BI rate. Investor juga akan mencermati kebijakan bank sentral untuk periode mendatang.

Menurutnya, apabila BI mempertahankan suku bunga acuan sekaligus memberikan sinyal yang cukup mendukung stabilisasi rupiah, peluang technical rebound pada IHSG masih terbuka. Namun, tekanan terhadap pasar saham berpotensi berlanjut apabila sentimen global, rupiah, dan harga minyak kembali memburuk.

Di tengah kondisi pasar yang masih volatil, Reza menyebut sejumlah saham yang dapat dicermati untuk perdagangan hari ini, yakni BIPI, RMKE dan CUAN. Selain itu, saham LABA juga layak diperhatikan di tengah risiko tekanan harga.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua