Saham Nvidia Naik 0,66 Persen ke 228,87 US Dolar, Ini Prospeknya
JAKARTA - Harga saham Nvidia (NVDA) ditutup naik tipis ke US$228,87 pada sesi perdagangan Selasa, 22 September 2026. Bursa Amerika Serikat saat ini dalam kondisi tutup menjelang pembukaan sesi Rabu, sehingga harga yang ditampilkan merupakan closing price berdasarkan data yang diambil pukul 10.40 WIB, dengan market cap Nvidia berada di angka US$5,53 triliun.
Berdasarkan data StockAnalysis.com, saham Nvidia ditutup di harga US$228,87 pada sesi Selasa, 22 September 2026 pukul 16.00 waktu New York (EDT), naik US$1,49 atau setara 0,66% dibanding penutupan sesi sebelumnya di US$227,38. Sepanjang sesi, saham NVDA bergerak di kisaran US$226,50 hingga US$229,98, sementara pada sesi after-hours harganya sedikit terkoreksi ke US$228,56.
Berikut pergerakan harga saham Nvidia (NVDA) pada 23 September 2026:
- Harga closing 22 September 2026: US$228,87
- Perubahan harian: +US$1,49 (+0,66%)
- Penutupan sebelumnya: US$227,38
- Kisaran harga harian: US$226,50 - US$229,98
- Harga after-hours: US$228,56 (-0,14%)
- Market cap: US$5,53 triliun
- Ranking global: #1 (perusahaan paling bernilai di dunia)
- Status sesi: Closed (bursa AS tutup, menunggu pembukaan sesi Rabu)
Dengan kenaikan tersebut, market cap Nvidia tercatat US$5,53 triliun menurut StockAnalysis.com, dan Nvidia tetap menempati peringkat pertama perusahaan paling bernilai di dunia versi CompaniesMarketCap.com. Posisi Nvidia masih unggul cukup jauh dari Apple di peringkat kedua, ditopang dominasinya di pasar chip AI untuk data center.
Menurut laporan wallstreet-online.de per 21 September 2026, analis Bernstein Research Stacy Rasgon mempertahankan rating Outperform untuk saham Nvidia dengan target harga US$400 dalam horizon 12 bulan. Keputusan ini diambil setelah Bernstein menggelar tur Silicon Valley bersama investor semikonduktor dan berdiskusi langsung dengan CFO Nvidia Colette Kress, di mana Rasgon menyoroti potensi besar bisnis data center perusahaan.
Pada hari yang sama, data StockAnalysis.com mencatat Rothschild & Co Redburn juga mempertahankan rating Buy dengan target US$325. Secara keseluruhan, konsensus 61 analis yang dipantau StockAnalysis.com berada di rating Strong Buy dengan target harga rata-rata US$328,66 atau potensi upside sekitar 43,60% dari harga penutupan terakhir, dengan rentang target antara US$180 hingga US$515.
Dalam analisis yang dirilis 22 September 2026, 24/7 Wall St. memasang target harga 12 bulan untuk Nvidia di US$310,20 dengan rating Buy, tidak jauh dari konsensus analis Wall Street di kisaran US$327,70 versi mereka.
Proyeksi tersebut didukung pendapatan kuartal kedua tahun fiskal 2027 sebesar US$96,22 miliar atau tumbuh 106% secara tahunan, dengan segmen data center menyumbang US$89,02 miliar, serta panduan pendapatan kuartal ketiga sekitar US$108 miliar.
Katalis utama yang disorot adalah peningkatan produksi platform Vera Rubin dan belanja modal hyperscaler yang diperkirakan mencapai US$800 miliar pada 2026.
Meski begitu, 24/7 Wall St. juga mencatat sejumlah risiko, mulai dari panduan kuartal ketiga yang belum memasukkan penjualan chip data center ke China, tekanan margin kotor di kisaran 71% hingga 72%, hingga komitmen pasokan senilai US$279 miliar yang terkait memori untuk Vera Rubin.