Breaking

Laba AKRA Naik 21 Persen, Dividen Interim Rp50 per Saham

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 24 Juli 2026
Laba AKRA Naik 21 Persen, Dividen Interim Rp50 per Saham
Ilustrasi Prospek AKRA tetap positif dengan pengembangan proyek LNG terminal dan FSRU pada 2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Phintraco Sekuritas menilai prospek PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) tetap positif sepanjang 2026. Target penjualan lahan 90–100 hektare, peningkatan pendapatan utilitas di kawasan JIIPE, serta pengembangan proyek LNG terminal dan FSRU menjadi katalis utama.

AKRA membukukan laba bersih Rp1,43 triliun pada semester I-2026, naik 21 persen YoY. Pendapatan meningkat 44 persen YoY menjadi Rp30,8 triliun, dengan segmen perdagangan dan distribusi menyumbang Rp28,3 triliun atau 92 persen dari total pendapatan.

Bisnis kawasan industri JIIPE mencatat pendapatan Rp1,7 triliun, naik 102 persen YoY. Penjualan lahan semester I mencapai 58 hektare, sementara pendapatan utilitas tumbuh 37 persen YoY. AKRA memperkirakan kontribusi utilitas akan meningkat pada semester II seiring beroperasinya tenant baru, termasuk smelter tembaga.

AKRA juga membagikan dividen interim Rp50 per saham atau sekitar 70 persen dari laba bersih semester I, dengan yield 3,47 persen berdasarkan harga penutupan 23 Juli 2026. Pembayaran dijadwalkan pada 14 Agustus 2026.

Per penutupan perdagangan, AKRA diperdagangkan pada PER 36,56 kali dan PBV 2,18 kali, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata subsektor minyak, gas, dan batu bara yang masing-masing 6,02 kali dan 1,13 kali.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua